Iman mengubah zaman

Iman adalah fundasi amal. Iman adalah awal dari kehidupan seorang insan. Dengan iman dunia menjadi wahana yang menjadikan amal sebagai tumpuan. Dengan landasan iman ini pula amal shaleh itu menjadi terarah, terfokus dan terpatri kepada satu Dzat yakni Keridhaannya.

Iman yang benar atau dengan kata lain Aqidah salimah akan membebaskan diri kita dari perbudakan manusia, dari perbudakan harta dan dari perbudakan gelar dan nafsu. Inilah keimanan yang melahirkan karya-karya besar dunia dikenang sepanjang jaman karena memang Ridha Allah menjadi tujuannya.

Ridha Allah ini mencakup seluruh manifestasi keimanan kita. Tanpa kaitan yang jelas amal perbuatan kita dengan landasan iman maka akan hilanglah kesempatan kita mewujudkan kekuatan iman itu dala berbagai tindak tanduk kita.

Iman bisa mengubah zaman karena iman kepada Allah menuntut kita untuk senantiasa membangun sebuah “rumah” yang kokoh. Rumah inilah yang dilandasi dengan iman akan menjadi sebuah rumah yang dapat dibanggakan. Rumah yang dijaga dari para pencuri nilai kemurnian iman. Rumah yang diperhatikan kebersihannya dan rumah tempat berinteraksi dengan landasan iman.

Dengan iman inilah kokoh untuk mengubah zaman dari zaman kegelapan menjadi periode penuh cahaya. Tanpa mengarahkan sebuah peradaban kedalam Ridha-Nya maka peradaban itu akan tertulis tinta buram sebagai bangsa yang tidak menemukan kebenaran.

Banyak kesempatan untuk mewujudkan keimanan yang benar ini sebagaimana dicontohkan Rasulullah. Teladan itu telah berada di ufuk mata kita namun terjangan keduniaan sering menutup mata kita dari memandang kebenaran. Saatny mengubah zaman, saatnya mengubah dan meningkatkan iman yang benar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: