Bulan latihan ruhani

Berbagai tafsiran mengenai Ramadhan. Namun intinya Ramadhan adalah latihan untuk memperhalus ruhani, tidak hanya jasmani.

Inilah kesempatan untuk naik tangga dalam perjalanan ruhani. Jelas bahwa perjalanan fisik membuat kita tua, namun perjalanan ruhani akan membuat semakin dekat dengan-Nya, akan semakin muda dan halus.

Komitmen untuk memperbarui ruhani inilah yang kemudian akan membuat puasa di bulan Ramdhan nikmat. Kita akan terlahir kembali sebagai manusia yang bersih tatkala seluruh ibadah Ramadhan ini diperuntukkan kepada pengasahan ruhani.

Ramdhan yang suci

Sungguh kebahagiaan tak terkira ketika Ramadhan sudah diambang pintu. Pintu suci penuh dengan barakah. Bulan suci penuh dengan ampunan dan rahmat.

Kerinduan akan Ramadhan sudah tak terkirakan. Harap-harap cepat jangan-jangan beberapa hari ini menjelang Ramadhan, Yang Maha Pemilik Ruh menjemput kita. Doa dan sujud senantiasa dalam diri kita menjelang hari-hari penuh kesucian.

Janji ditetapkan dalam hati. Ramadhan adalah bulan latihan ruhani, untuk mencapai tangga lebih tinggi. Ruhani semakin bersih dan dekat kepada-Nya, meski tubuh semakin renta. Inilah salah satu keajaiban.

Jika orang bertanya, mengapa harus satu bulan “menderita”? Jawablah, mengapa Engkau tidak menghendaki surga yang luasnya sampai langit dan bumi ? Satu bulan adalah jumlah kecil dibandingkan keabadian dalam kasih sayang-Nya.

Jika orang beratnya mengapa harus puasa menahan lapar dan haus ? Jawablah, mengapa Engkau tidak pernah berhenti makan dan minum padahal tahu tidak baik untuk tubuhmu. Yang Maha Pemurah pasti tahu ada hikmah dibelakang semua puasa ini.

Asah spiritual menuju tanggap lebih tinggi dalam mendekati-Nya. Ruhani yang dekat kepada-Nya menjadikan kenikmatan dunia ini kecil, kekhawatiran menjadi ringan dan kekalutan di dunia tetap dilihat sebagai tanda kebesaran-Nya.

Ramadhan adalah bulan yang dinantikan, kita sambut dengan senyum ceria!

Persiapan Ramadhan

Sedikitnya ada tiga persiapan yang harus dilakukan:

1. Persiapan ruhani, ini yang paling penting. Menyambut gembira kedatangan Ramadhan seperti yang dialami para sahabat.

2. Persiapan keilmuan. Jangan sampai terlewatkan nilai dan makan ramadhan yang sangat agung.

3. Persiapan teknis dan material

Powered by Qumana

Persiapan ruhani untuk Ramadhan

Banyak orang mempersiapkan Ramadhan hanya dari segi fisik. Makanan, pakaian, rumah, kendaraan semuanya disiapkan untuk Ramadhan dan terutama Lebaran. Apakah itu sesungguhnya sikap menyambut Ramadhan.

Sikap para sahabat Rasulullah menjelang Ramadhan adalah kegembiraan. Apakah kegembiraan akan makan enak dan berpakaian bagus ? Tentu tidak. Sejarah menunjukkan kegembiraan dan rasa suka cita itu terungkap karena Ramadhan adalah bulan rahmat, ampunan dan taubat. Mereka bersukap cita akan nilai dalam Ramadhan serta tentu pahala di dalamnya.

Kebersihan hati menyambut Ramadhan merupakan pangkal dan awal yang tepat. Bersihkan hati, luruskan niat dan pusatkan perhatian kepada Kebesaran Ilahi di bulan Ramadhan. Sungguh beruntung bila kita dapat memasuki Ramadhan tahun ini.