MAKNA SYUKUR DALAM ALQUR’AN

Syukur adalah ibadah yang sering ditinggalakan umat manusia banyak manusai gelisah hidup dalam ketakutan, hidup yang dibayangi dengan hal–hal yang tak mampu menikmati yang telah diberikan kepadanya, itu semua karena tidak kenal arti syukur pada Allah, rosul dalam hadis beliau yang pernah bersabda Orang yang paling syukur yang memiliki kona’ah orang yang menerima pemberian Allah, orang yang miskin selamanya adalah yang tak pernah mensyukuri nikmat Allah.

Menurut Alquran datangnya

our troop
Image by °°° Hudson °°° via Flickr

balak (bencana) adalah kerena kurang bersyukurnya kepada semua nikmat Allah, padahal kalau kita bersyukur pasti ditambah nikmat itu apapun bentukanya bisa berbentuk dhohir berupa ditambahnya hartanya dan yang lain adalah diberinya ketentraman jiwa, anak-anak yang sholeh dll belum lagi tambahan kelak di hari kiamat, ada kenikmatan yang lain dari semua yang diberikan Allah untuk hambanya adalah ketentraman jiwa sedangkan harta itu adalah yang paling rendah nilainya, karena Allah ingin menyiksa mereka dengan harta-hartanya, maksiat kita tidak akan mengurangi keagungan kerajaan Allah maka dari itu mereka sebenarnya memaksiati diri sendiri dan bila kita berbuat kebaikan tidak akan menambah megahnya kerajaan Allah itu artinya kita berbuat baik untuk diri sendiri.

Dalam QS Luqman (31): 12 dinyatakan:

Dan sesungguhnya Kami telah menganugerahkan kepada Luqman hikmah, yaitu: “Bersyukurlah kepada Allah. Dan barang siapa yang bersyukur (kepada Allah), maka
sesungguhnya ia bersyukur untuk (manfaat) dirinya sendiri.”

“Dan barangsiapa yang bersyukur, maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri, dan barangsiapa yang kufur (tidak bersyukur), maka sesungguhnya Tuhanku Maha kaya (tidak membutuhka sesuatu) lagi Mahamulia” (QS An-Naml [27]: 40)

Setiap kita mengkufuri nikmat Allah disitu juga terdapat siksaan Allah dan banyak bermacam siksaan lain, malam kaya tapi besok pagi sudah lenyap itu pun bisa terjadi dan sangatlah mudah bagi allah untuk merubah semua itu, ada bentuk siksaan Allah yang kita tak merasa tersentuh dan airmata kita membeku untuk menangisi dosa-dosa kita, kita lupa dengan hari kiamat ini juga adalah salah satu bentuk siksaan Allah juga, tapi ketika orang yang mensyukuri nikmat Allah ia tidak akan pernah mendapat siksaan Allah karena ia meyakini ini adalah yang terbaik untuknya. Kenapa Allah harus menurunkan balak kalau kita mensyukuri nikmat-Nya. Bersyukurlah kepada Allah maka Allah akan memberi sesuatu kepada kita? Kalau kita menghitung nikmat Allah maka kita tak akan pernah mampu dan tidak disebut sebagai orang yang menyembah Allah bila kita tidak bersyukur atas nikmat yang telah Allah beri, sebenarnya syukur itu adalah bimbingan Allah juga

Syukur itu tahapan;

1 Yakin
Hendaklah meyakini bahwa setiap yang diberi Allah itu adalah yang terbaik syukur yang sebenarnya adalah ketika syukur dari hati dan meyakini semua ini tak akan pernah terjadi tanpa ketentuan dari Allah.

2 Ungkapan dengan lidah “Alkhamdulillahi robbil ‘aalamin” meninggalkan yang telah Dilarang Allah kemudian yang terakhir mengungkapkan kalimat “hamdalah”

3 Praktek
Selain dengan ungkapan saja inilah harus dengan amalan, jangan harta yang telah dikirimkan tadi untuk berbuat maksiat kepada Allah karena orang yang mensyukuri nimat Allah itu sebenarnya bersyukur untuk dirinya sendiri,

@ Orang kikir berarti kikir untuk dirinya begitu juga dengan orang yang berbuat baik itu adalah untuk dirinya sendiri.

@ Orang yang syukur artinya ia juga telah bersiap untuk menerima pemberiaan Allah yang lain

@ orang yang bersyukur ia berarti telah mmbentengi dirinya dari siksaan Allah

@ orang yang selalu syukur ia selamanya selalu tentam karena ia meyakini bahwa apabila ia tidak dikasih dari apa yang telah ia minta kepada Allah berarti mungkin ada sesuatu yang bahaya untuk kita, jadi berprasangka yang baik itu kepada Allah dalam keadaan bagaimanapun. Tapi kita punya musuh yang tidak pernah mau melihat kita ini pasrah terhadap ketentuan Allah dan musuh itu adalah Setan, jadi kita ini main tarik-tarikkan dengan setan mereka menggangu dari depan maksudnya kita ini bersiap untuk akhirat tapi mereka ganggu kita, dari belakang membuat kita rakus disibukkan mencari harta untuk anak-anak kita sampai tak peduli halal haram sehingga lupa akan akhiratnya, dari samping kanan dirusak agama kita disesatkan, sedangkan samping kiri kita dibuaikan dengan keindahan dunia yang dianggap abadi sehingga mereka mengejarnya sehingga lupa keindahan akhirat yang jauh lebih indah kekal selamanya tapi kita punya dua jalan yaitu atas dan bawah, atas bermunajat kepada Allah bawah apabila kita perbanyak sujud kita mereka iblis tak akan pernah mampu mengganggu kita.

Tapi sesungguhnya manusia itu kebanyakan selalu mengkufuri nikmat Allah, setan menginginkan kita tak bersyukur atas nikmat Allah dan maka kita harus gagalkan niat setan tersebut, Allah memberikan pengelihatan, pendengaran, hati, dan akal tapi kita pergunakan untuk mengkufuri nikmat Allah dan kita ini tidak perlulah menuding yang lain intropeksilah diri sendiri.

Orang itu adalah sadar atas semua nikmat Allah setelah ditinggalkan nikmat itu, maka jagalah dengan mensyukuri nikmat tersebut dan orang yang tak bersyukur berarti orang itu bersiap-siap untuk mendapat sanksi dengan dicabutnya nikmat dari Allah, orang pada hakikatnya tidak pernah mensyukuri nikmat Allah kecuali hanya sangat sedikit orang karena itu adalah ibadah tingkat tinggi.

Takut berbuat dosa juga merupakan nikmat Allah sehingga hidupnya akan tentram selamanya segala sesuatu yang ia lakukan. Kalau kita sampai pada tahapan ini berarti telah melakukan syukur yang sebenarnya, ada pedoman yang sangat bagus kalau soal beribadah kepada Allah maka lihatlah orang yang diatasmu, tapi kalau soal harta lihatlah orang yang berada dibawahmu meski makan 3x sehari dengan lauk apa adanya maka lihatlah yang makan 2x sehari dan seterusnya tapi jangan sampai sebaliknya melihat harta orang yang diatas kita sehingga kita lupakan yang dibawah kita dan hanya mengejar harta itu tanpa sempat mensyukurinya. Orang yang berterimakasih kepada sesama manusia itu juga wujud syukur kita kepada Allah.

Surat Luqman (31): 14 menjelaskan hal ini, yaitu
dengan firman-Nya:

“Bersyukurlah kepada-Ku, dan kepada dua orang ibu bapakmu; hanya kepada-Kulah kembalimu”

Apa makna syukur bagi Anda?

Fire And Ice
Image by just.Luc (just.Censored) via Flickr

Friday, March 6, 2009 by Adhini Amaliafitri

“Maka nikmat Rabb kamu yang manakah yang kamu dustakan?” QS. Ar Rahman:13

Apa yang anda rasakan ketika mendengar ayat ini? Bahwa tidak ada setitik pun yang ada di dunia ini yang dapat manusia dustakan. Semua keindahan yang diciptakan oleh Ar Rahman diberikan pada tiap partikel ciptaanNya. Pegunungan hijau yang terhampar luas. Lautan biru yang membentang, menyediaakan sumber makanan serta kekayaan bumi yang melimpah ruah yang dapat digunakan manusia memenuhi kebutuhan hidupnya. Bintang bintang di langit, bisa menjadi petunjuk jalan ketika seorang musafir, nelayan, atapun sekelompok pecinta Alam yang tengah tersesat mencari jalan keluar. Semua telah ALLAH SWT sediakan bagi manusia. Namun, banyak manusia yang tidak menyadarinya. Lantas, lupa ataupun lalai mengucapkan terima kasih pada-Nya.

Syukur. Apa makna syukur bagi anda? Syukur memiliki begitu banyak definisi. Tergantung pada tiap otak manusia mendefinisikan kata syukur itu seperti apa. Tetapi, bagi setiap muslim. Ketika ia sholat, lalu bersujud dan berdoa di dalam sujudnya mengucapkan terima kasih tiada tara atas apa yang telah Rabb-Nya berikan kepada dia di dalam kehidupannya. Baik itu kemudahaan ataupun kesulitan. Baik itu kebahagiaan ataupun kesedihan. Namun, ia masih mengucap syukur, “Terima kasih untuk segala nikmat yang telah engkau berikan pada hamba Ya RABB!” di dalam untaian doanya di setiap sujud syukur.

Ketika seorang muslim bersedekah. Memberikan apa yang ia miliki kepada orang lain. Berbagi apa yang dimiliki, entah itu berupa materi, sandang pangan, ataupun darah yang mengalir di dalam tubuhnya untuk di donorkan. Itu juga merupakan salah satu wujud dari rasa syukur kepada Rabb-Nya.

Begitu banyak cara bagi seorang muslim untuk menyatakan bahwa dirinya berbahagia, berterima kasih, lantas bersyukur kepada Rabb-Nya atas nikmat yang telah hadir di dalam kehidupannya. Nikmat sehat, nikmat sakit, nikmat ketika menyantap makanan serta minuman halal, nikmat kasih sayang dari keluarga dan orang yang mencintai kita dengan tulus, dan masih banyak nikmat yang kadang luput dari kesadaran seorang muslim.

ALLAH SWT berfirman,
“Dan, jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya.” QS.Ibrahim:34
“Dan, menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin.” QS.Luqman:20
“Dan, apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allahlah datangnya.” QS. An-Nahl : 53

Ketika seorang muslim sudah bisa berada pada titik syukur, dan mensyukuri apapun yang telah dialami dalam kehidupannya. Maka, ia akan lebih mudah mengundang rasa bahagia masuk ke dalam nurani. Kebahagiaan, ketenangan, dan rasa syukur yang senantiasa membuahkan rasa ikhlas dan nyaman dalam menjalani kehidupan. Kecemasan, rasa takut yang berlebihan akan masa depan, berbagai prasangka yang di alamatkan kepada Rabb-Nya ataupun kepada sodara sesama muslim dapat dikelola dengan baik.

Sudahkah anda bersyukur, dan tersenyum atas nikmat serta karunia yang ALLAH SWT berikan pada anda hari ini? 🙂

Mari Sholat Tahajjud

Topkapı Palace gate with Shahadah and his seal...
Image via Wikipedia


CARA-CARA MENGERJAKAN SOLAT SUNAT TAHAJJUD

Solat Tahajjud ialah solat apabila terjaga daripada tidur malam. Sebaik-baiknya 1/3 malam yang terakhir iaitu dalam lingkungan jam 3 @ 4 pagi. Di antara fadhilatnya :


1. Mendapat pengawasan Allah dan menampakkan kesan ketaatan di wajahnya.
2. Dikasihi oleh para ahli ibadah dan org mukmin.
3. Percakapannya menjadi hikmah dan bijaksana.
4. Dimudahkan hisab ke atasnya.
5. Mendapat catatan amal dari tangan kanan.

Jumlah rakaat sekurang-kurangnya 2 rakaat.

1) Bilangan Waktu : tidak terhad
2) Waktu malam – selepas tidur sebelum subuh.

Lafaz Niat Solat Sunnat Tahajjud

Sahaja aku sembahyang sunnat tahajjud dua rakaat kerana Allah Ta’ala

Baca ketika sujud terakhir – 3 kali

Maksudnya:
Ya Allah, masukkanlah aku dengan kebenaran dan kleluarkanlah aku dengan kebenaran
dan kurniakan aku kekuasaan yang dapat menolong.

“Ya Allah, bagiMu segala puji. Engkau penegak langit dan bumi dan segala isinya. BagiMulah segala puji’. Bagimu kerjaan langit dan bumi serta isinya. Dan bagiMulah segala puji cahaya bagi langit dan bumi, Engkaulah yang hak, dan janjiMu adalah hak, dan syurga adalah hak, dan neraka adalah hak, dan nabi-nabi itu adalah hak, dan nabi Muhammad saw, adalah hak, dan saat hari kiamat itu adalah hak, ya Allah, kepadaMulah kami berhukum. Ampunilah kami atas kesalahan yang sudah kami lakukan dan yang belum kami lakukan, baik yang kami sembunyikan mahupun yang kami nyatakan. Engkaulah Tuhan yang terdahulu dan Tuhan yang terakhir. Tiada Tuhan melainkan Engkau. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah.”

KELEBIHAN DAN NIKMAT YANG DIJANJIKAN ALLAH UNTUK SESIAPA YANG SELALU MENUNAIKAN SOLAT SUNAT TAHAJJUD

Orang yang rajin melakukan solat sunat tahajud mendapat 9 kelebihan. 5 daripadanya diperoleh di dunia, manakala selebihnya akan diperoleh di akhirat.

5 kelebihan yang diperoleh di dunia:

  1. Allah akan menyelamatkannya daripada bencana
  2. Tanda berkat pada wajahnya
  3. Disukai oleh ramai manusia
  4. Allah jadikannya seorang yang bijaksana
  5. Bila bercakap penuh hikmah

4 kelebihan yang akan diperoleh di akhirat:

  1. Wajahnya bercahaya
  2. Diringankan hisab
  3. Menyeberangi titian sirat seperti kilat yang menyambar
  4. Dapat buku amalan dengan tangan kanan

“Ya Allah…ringankan tubuh badan kami untuk bangun mengadap dan bermunajat padaMu di sepertiga malamMu

Sembahyang Tahajud sesungguhnya satu daripada sembahyang sunat yang mempunyai nilai dan kedudukan tinggi berbanding sembahyang sunat lain.

Sembahyang Tahajud adalah amalan orang soleh yang sentiasa mahu mendekatkan diri kepada Allah.

Amalan sembahyang Tahajud bukan hanya diamalkan umat Nabi Muhammad malah umat nabi sebelumnya.

Ini bererti perintah Tahajud bukan dikhususkan kepada umat Nabi Muhammad sahaja.

Saidina Umar Al-Khattab menyatakan fadilat atau kelebihan sembahyang malam dengan berkata maksudnya: “Sesiapa mengerjakan sembahyang malam (Tahajud) dengan khusyuk nescaya dianugerahkan Allah sembilan perkara, lima di dunia dan empat di akhirat. Kurniaan di dunia ialah:

a. Jauh daripada segala penyakit

b. Lahir kesan takwa pada wajahnya

c. Dikasihi sekalian mukmin dan seluruh manusia

d. Percakapannya mengandungi hikmat

e. Dikurniakan kekuatan dan diberi rezeki dalam agama (halal dan diberkati).

Sementara empat perkara di akhirat ialah:

a. Dibangkitkan dari kubur dengan wajah berseri-seri

b. Dipermudahkan hisab

c. Cepat melalui Sirat al-Mustaqim – seperti kilat

d. Diserahkan suratan amalan pada hari akhirat melalui tangan kanan.

Walaupun manusia sedar ketinggian kedudukan sembahyang Tahajud, namun sedikit sekali manusia yang mengaku beragama Islam sanggup dan bersedia melakukan sembahyang ini. Bagi mereka, tidur lebih seronok dan lebih utama daripada bersembahyang.

Sesungguhnya, manusia akan berlumba-lumba untuk bersembahyang Tahajud sekiranya mereka dapat merasai betapa nikmatnya melakukan amalan itu.

Keheningan dan kedinginan malam seolah-olah memberi kesempatan kepada seseorang untuk merapatkan lagi jurang hubungan antara makhluk dan Khalik.

Apa yang dibaca seseorang ketika bersembahyang itu seolah-olah didengar dan mendapat layanan daripada Allah Yang Maha Berkuasa. Orang yang khusyuk dalam sembahyang akan berasa hubungannya dengan Allah begitu hampir.

Biasanya, permohonan seseorang untuk mendapat sesuatu itu cepat mendapat layanan apabila tidak ramai orang memohonnya.

Oleh itu, mohonlah keampunan dan limpahan rahmat Allah ketika orang lain sedang tidur nyenyak.

Berhubunglah dengan Allah ketika peluang masih ada, umur masih muda dan pintu taubat masih terbuka. Insya-Allah kita akan mendapat limpahan rahmat dan nikmat daripada-Nya.

Sebaik-baik permohonan dan masa untuk berhubung dengan Allah ialah pada waktu malam. Sebab itu, kurangkanlah tidur dan banyakkanlah bersembahyang di tengah malam.

SEMOGA MENJADI AMALAN SEMUA MUSLIMIN MUSLIMAT YANG INGIN MENCARI SELEMBAR KASIH YANG KEKAL DARI ALLAH SWT.

Sumber: http://syukur28.blogspot.com/2009/07/mari-mengerjakan-solat-sunat-tahajjud.html

Reblog this post [with Zemanta]